Sosialisasi Tema Kuratorial ART|JOG|10 – 2017
"CHANGING PERSPECTIVE"

Senin, 12 Desember 2016
14.00 – 17.00 WIB
Pendopo Aji Yasa
Jogja National Museum
Jalan Ki Amri Yahya No. 1 Yogyakarta

Pembicara:
1. Dr. Seno Gumira Ajidarma
2. Dr. Ign. Bambang Sugiharto

Moderator:
Bambang 'Toko' Witjaksono

Untuk info lebih lanjut
e-mail : sideprogram.artjog@gmail.com
atau
hubungi : Pipit (+62 856 4841 3816)

Changing Perspective

Perspektif atau sudut pandang berhubungan erat dengan paradigma. Paradigma adalah cara masing-masing orang memandang dunia, yang belum tentu cocok dengan kenyataan. Paradigma adalah petanya, bukan wilayahnya. Paradigma adalah lensa kita, lewat mana kita melihat segalanya, yang terbentuk oleh cara kita dibesarkan, pengalaman, serta pilihan-pilihan kita selama ini.

Cara kita melihat, selama ini masih sangat disandarkan pada logika, yang bersumber pada rasionalitas otak manusia, yang sebenarnya belum dimaksimalkan fungsinya. Fungsi logika, dalam kehidupan di alam semesta ini, adalah untuk memastikan kebenarannya, akurasinya tepat apa tidak. Kegagalan logika akan terjadi bila kita hanya menyandarkan satu-satunya perspektif kita pada hal yang logis, yang dapat diamati dan diukur melalui panca indera kita.

Ada pendapat bahwa Ugly is new beauty, Chaos is new order. Ketika sistem tanda yang dianggap baku telah mati maka yang ada adalah fenomena (yang dianggap baru). Munculnya sesuatu yang berbeda, adanya perubahan dan kebaruan adalah kunci-kunci yang digantungkan untuk membuka cakrawala selanjutnya.

Hari esok, masa depan adalah ikhwal yang senantiasa diterawang oleh manusia. Konsep, konstruksi pikir, teori hingga metodologi untuk mendekati waktu di masa datang dipersiapkan untuk menjadi manusia masa depan. Manusia melompati kebosanan realitasnya dengan menerawang masa depan. — salah satu caranya adalah dengan mengubah perspektif yang selama ini kita gunakan.